Sifat Sifat Aman untuk Kehidupan

Kebalikan sifat sebelumnya ada disini, sebagai tuntunan menjadi manusia dengan sifat sifat teladan qurani



1. Sombong → Rendah Hati (Tawadhu')

·         “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang...”
(QS. Al-Isra: 24)

·         Solusi: Selalu ingat bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan manusia sama derajatnya di hadapan-Nya. Ingat pula rasisme Iblis dan juga elemen simbolisme golongan yang menjebak kita untuk sombong.


2. Pemarah → Sabar (Sabr)

·         “Dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu...”
(QS. Al-Qasas: 77)

·         Solusi: Kendalikan emosi dan beri ruang untuk memaafkan kesalahan orang lain.


3. Boros → Hemat (Iqtishad)

·         “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, tetapi berada di tengah-tengah antara keduanya.”
(QS. Al-Furqan: 67)

·         Solusi: Belanja secukupnya untuk kebutuhan dan gunakan harta untuk kebaikan.


4. Bakhil/Tamak → Dermawan (Sakha')

·         “Kamu sekali-kali tidak akan sampai pada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai...”
(QS. Ali-Imran: 92)

·         Solusi: Perbanyak sedekah dan infak untuk membantu orang lain.


5. Dengki → Qana’ah (Rasa Puas dengan Karunia Allah)

·         "Dan orang-orang yang datang setelah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, 'Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami, dan janganlah Engkau biarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.'" (QS Al Hasyr 10)

·         Solusi: Syukuri nikmat yang dimiliki dan doakan kebaikan untuk orang lain.


6. Dusta → Jujur (Shidq)

·         “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.”
(QS. At-Taubah: 119)

·         Solusi: Biasakan berkata benar dan menjauhi tipu daya.


7. Bicara Sia-Sia → Perkataan Bermanfaat (Qaulan Ma’rufan)

·         “Dan ucapkanlah kepada manusia perkataan yang baik.”
(QS. Al-Baqarah: 83)

·         Solusi: Gunakan lisan untuk menyampaikan nasihat, kebaikan, atau hal yang membawa manfaat.


8. Putus Asa → Optimisme dan Tawakal

·         “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”
(QS. Ali-Imran: 173)

·         "Katakanlah, 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"(QS. Az Zumar 53)

·         Solusi: Tetap berusaha dan percaya pada rahmat Allah dalam setiap keadaan.


9. Tergesa-Gesa → Tenang (Anah)

·         “Dan hendaklah kamu berhati-hati...”
(QS. An-Nur: 58)

·         "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..." (QS. Al Baqarah 286)

·         "Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk."  (QS. Al Baqarah 45)

·         Solusi: Pikirkan segala sesuatu dengan matang sebelum bertindak.


10. Lambat/Malas → Rajin dan Produktif (Nasyath)

·         “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu...”
(QS. At-Taubah: 105)

·         Solusi: Miliki niat ikhlas dan semangat dalam menjalankan kewajiban. Ingat pula tiap respon terbaik dalam peristiwa apapun di dunia. Ilmu sebagai jendela untuk ini.

Komentar