TAKWA (Ciri takwa dalam Al Baqarah)
'Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu, dan mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat. Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.'
Dari Ayat 2-5 : Orang-orang yang bertakwa memiliki ciri-ciri dasar:
- Iman kepada yang ghaib — percaya pada realitas yang tidak terlihat
- Mendirikan salat — komitmen ibadah yang konsisten dan mendirikan disini artinya ada lagi dalam pembelajaran Quran.
- Menafkahkan rezeki — membagikan harta yang diberikan Allah alias pengorbanan
- Beriman kepada wahyu sebelumnya — mengakui keberlanjutan seluruh tradisi ilahi
- Yakin akan akhirat — keyakinan pada akuntabilitas di hadapan Allah, dan keadilan yang fix
'Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa'
Dari Ayat 177: Ekspansi Komprehensif "Apa arti sesungguhnya dari setiap ciri itu?"
Allah memperingatkan cara pandang kita mengenai kebajikan, "menghadapkan wajah ke timur atau barat" (simbol kebajikan, filosofi barat yang membentuk cara pandang mereka, dan juga filosofi timur, dengan hasil yang mereka banggakan).
Simbol mereka di barat dan Timur itu bukan yang riil diterima Allah, melainkan al-birr (kebajikan sejati/ cara pandang kebijaksanaan melalui perbuatan) yaitu:
1. Iman seperti yang telah disebutkan dalam halaman ini :
- Beriman kepada Allah, Hari Akhir, malaikat, Kitab, dan para Nabi
2. Praktik Sosial-Ekonomi:
- Memberikan harta kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, dan musafir
- Mengeluarkan zakat
3. Komitmen Interpersonal:
- Memenuhi janji yang dibuat
- Bersabar dalam kesusahan, kesengsaraan, dan perang
4. Karakter Moral:
- Jujur dan integritas dalam bermuamalah karena tidak ada alasan untuk berbuat sebaliknya (keyakinan penguasa di akhirat toh Allah jua)
Komentar
Posting Komentar