Argumentasi dan logika berfikir
Di zaman dimana semua bisa diakses, saya menyimpulkan piramida argumentasi ini dengan basis essay Paul Graham. Mungkin banyak yang dapat menggunakannya.
Dengan piramida ini, kita bisa tahu level orang yang kita hadapi. Apa bila dia hanya berada pada level bawah, anda tidak bisa berharap banyak. Namun jika dia berada di level atas dan memiliki argumen bawah, kita dapat mempertanyakan isi kepalanya dan alur pendidikannya sendiri, atau jika dia hanya bercanda. Positif thinking tetap perlu, agar kita terhindar dari sifat membenci mahluk Allah.



Komentar
Posting Komentar